Kuch2hotahu berbagi tips memulai usaha waralaba bagi pemula

 

Franchise TahuKuch2hotahu berbagi tips bagi pemula yang ingin memulai usaha waralaba. Tips tersebut adalah :

Pertama, pilih usaha waralaba yang sesuai dengan minat, bakat, hobi dan pengalaman pekerjaan yang disebelumnya. Tujuannya adalah untuk menimbulkan kesenangan dalam menjalankan usaha. Jika sudah senang, tentu kendala atau permasalahan yang timbul akan dihadapi dengan suka cita.

 

Kedua, pilih usaha waralaba yang menjadi kebutuhan masyarakat, memiliki pasar yang besar, dan cari usaha waralaba yang belum pernah ada sebelumnya di lokasi usaha yang Anda miliki. Usaha yang bisa dipilih adalah usaha waralaba di bidang kuliner baik itu restoran atau yang menyangkut kebutuhan perut. Teliti sebelum membeli, maka pilih usaha waralaba restoran atau kuliner yang belum ada namun harus sesuai dengan selera masyarakat setempat. Akan tetapi dapat dipilih juga usaha kuliner yang dapat diterima semua lapisan masyarakat dari berbagai daerah.

Usaha di bidang kuliner yang juga dapat Anda pilih adalah menjual nasi uduk misalnya. Meski terkesan sepele, namun nasi uduk bisa diterima oleh semua lidah masyarakat Indonesia di banyak daerah.  Seperti juga tahu, tahu bisa diterima seluruh lapisan masyarakat, oleh karena itu waralaba berbahan dasar tahu seperti franchise tahu kuch2hotahu adalah salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan.

 

Ketiga, baca pasar. Salah satu kunci sukses usaha waralaba adalah ketepatan dalam membaca apa yang dibutuhkan pasar.  Misalnya usaha waralaba tertentu sudah berhasil di daerah lain, belum tentu usaha tersebut bisa berhasil di daerah lain. Yang dapat dilakukan adalah survey kecil-kecilan, apakah lidah orang-orang di daerah tersebut juga sama dengan lidah selera orang-orang di tempat lain. Harga jual produknya juga perlu dicermati, apakah pasar bisa menerima dengan nominal harga tertentu?  Sebagai contoh, dalam Franchise Tahu – Kuch2hotahu, harga jualnya mulai Rp. 3000,- , hal ini tentu dapat diterima di seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah. Aneka rasa dalam franchise tahu kuch2hotahu juga dapat mengakomodir selera masyarakat yang berbeda-beda. Bahan dasar dari franchise tahu – kuch2tahu adalah tahu, semua orang tentu sudah familiar dan doyan tahu.

 

Keempat, dongkrak penjualan dengan promosi. Belajar dari beberapa pengalaman dalam menjalankan usaha, promosi menjadi hal yang sangat penting. Bagi usaha yang baru buka, mutlak berpromosi baik selebaran, voucher makan gratis, diskon hingga iklan di media cetak. Namun sayang saat mulai ramai, pelaku usaha biasanya “terlena” sehingga tidak berpromosi.

Padahal promosi ini harus dilakukan tanpa berhenti, jika pun akan dikurangi bisa saja, tapi jika penjualan mulai menurun promosi harus kembali digencarkan. Coba belajar dari perusahaan besar, meski namanya sudah dikenal masyarakat luas, namun iklannya tak pernah berhenti. Apalagi jika terjadi penurunan penjualan, pasti promosi kembali digencarkan baik di media cetak, televisi hingga berbagai acara bazar dan promosi lainnya. Dalam hal promosi tentunya franchisee tidak bisa tergantung dengan franchisor, semakin kreatif franchisee, akan semakin laris dagangannya. Hal ini menjadi perhatian dalam franchise tahu kuch2hotahu, marketing untuk mitra-mitranya dibantu melalui sms broadcast dan social media seperti twitter dan facebook. Tentu dengan kombinasi kreatifitas dari mitra kuch2hotahu , pemasaran akan menjadi lebih berhasil.

 Diolah dari berbagi sumber dan koran WARALABA

shareSeriale online

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Artikel Terkait

Menemukan 100 Peluang Usaha

Dewasa ini berbisnis merupakan salah satu alternative yang paling banyak diminati masyarakat sebagai media untuk memperoleh penghasilan maupun sekedar untuk mengekspresikan diri. Untuk menemukan peluang

Read More »

Peluang Usaha Makanan

Peluang usaha makanan merupakan salah satu dari sekian banyak jenis usaha yang boleh dibilang tidak akan ada matinya. Seperti yang kita ketahui, bahwa selama manusia

Read More »