Merintis Usaha Setelah PHK Kuch2hotahu

Merintis usaha setelah PHK– Pemutusan hubungan kerja atau PHK tentu akan menjadi mimpi buruk bagi setiap karyawan. Terutama mereka yang menjadi profesi karyawan ini sebagai satu-satunya sumber penghasilan. Namun seringkai takdir memang berjalan tidak sesuai dengan keinginan, meski sudah berusaha untuk menjadi karyawan terbaik PHK tetap tidak bisa dihindari. Tidak perlu khawatir, dunia tidak akan berhenti berputar hanya karena Anda diPHK. Menjadi korban PHK bisa jadi merupakan awal baru yang akan membawa Anda menjadi seorang yang lebih tangguh, lebih sukses dan bahkan lebih sejahtera secara financial, sebagaimana yang dilakukan oleh banyak pengusaha sukses yang berangkat dari PHK.

Berwirausaha memang sejauh ini masih menjadi solusi favorit bagi para korban PHK. Merintis usaha setelah PHK telah dilakukan oleh banyak orang, beberapa dari mereka berhasil membangun sebuah bisnis yang besar, sukses dan menjadi kaya raya. Namun tidak sedikit dari mereka yang harus menelan pil pahit kegagalan dalam berbisnis pasca PHK. Lantas, bagaimana bisa hal ini terjadi dan hal apa saja yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan seorang dalam berwirausaha? Nah, berikut ini adalah beberapa tips penting untuk Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menjalankan sebuah bisnis:

  1. Bulatkan tekad
    Tekad yang bulat dibutuhkan dalam merintis sebuah bisnis, Anda tidak akan bisa sukses membangun sebuah bisnis jika hanya setengah-setengah. Karena itu, sebelum lebih jauh melangkah dan mengambil keputusan, terlebih dahulu bulatkan tekad dan niat Anda untuk membangun bisnis dan sukses bersamanya. Visualisasi dibutuhkan untuk membantu Anda dalam membangun tekad dan semangat berbisnis.
  2. Bangun dan miliki jiwa pengusaha sukses
    Ada perbedaan mendasar antara karyawan dengan seorang pengusaha. Seorang karyawan mereka bekerja dan bertindak dibawah control atau perintah, sedangkan saat memutuskanuntuk berbisnis, maka Andalah yang memegang kendali. Senantiasa berpikir positif dan optimis, berani mengambil keputusan tanpa ragu dan tentu saja pantang menyerah dalam menghadapi setiap hambatan atau permasalahan yang datang.
  3. Temukan peluang usaha yang tepat
    Ini adalah hal penting yang sebaiknya menjadi prioritas Anda. menemukan peluang usaha yang tepat tidaklah mudah, mengingat saat ini ada banyak sekali peluang usaha yang bermunculan. Karena itu Anda harus lebih cermat, bijak dan selektif dalam memilih serta mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk memilih dan merintis usaha setelah PHK.
  4. Selalu berinovasi tanpa henti
    Berinovasi merupakan sayarat lain yang harus Anda penuhi untuk sukses dalam berbisnis. ini akan membuat Anda lebih mudah untuk bertahan dan bahkan untuk memenangkan persaingan bisnis. sebaliknya, tanpa inovasi, maka Anda akan tertinggal, ditinggalkan oleh rival bisnis dan juga ditinggalkan oleh pelanggan.
  5. Konsistensi
    Konsisten, tidak mudah putus asa dan bosan juga merupakan hal penting lain yang harus diperhatikan. Ketika menjadi karyawan, maka sistem akan tetap berjalan bahkan meski saat Anda merasa bosan dan jenuh dengan pekerjaan, tapi saat menjadi seorang pengusaha maka hal ini akan mempengaruhi jalannya bisnis Anda. karena disini Anda adalah pemeran utamanya.
  6. Berdoa
    Terakhir dan terpenting adalah selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bisnis Anda berjalan dengan lancar dan sukses. Karena sekuat apapun manusia berusaha,tetap saja Tuhanlah yang menjadi penentu, karena Dia adalah pemegang scenarionya.

Itu adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti dalam merintis usaha setelah PHK.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Artikel Terkait

Waralaba Makanan Terlaris

Bisnis makanan merupakan salah satu dari sekian banyak bisnis yang dapat dikatakan sangat pospektif. Sehingga banyak sekali pengusaha- pengusaha yang menekuni bisnis ini. Tak hanya

Read More »

Franchise tahu Kuch2hotahu

Franchise tahu saat ini banyak diminati oleh para wiraswastawan untuk dijalani. Hal ini terjadi karena murahnya bahan dasar produk ini dan mudah dalam pengolahan. Apabila

Read More »